Rujak Kelang Pamekasan

Mengenal Rujak Kelang, Kuliner Tradisional Madura Yang Menggoda Lidah

Hi Bitters, kita melipir ke salah satu pulau produsen garam terbesar di Indonesia, yaitu Pulau Madura. Madura sendiri tidak memiliki istilah “Kota”, melainkan terbagi menjadi empat kabupaten: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. Madura terkenal dengan Pulau Garamnya, sebab masyarakatnya telah menjadikan produksi garam sebagai mata pencaharian utama selama ratusan tahun, dengan tambak yang membentang luas. Tidak hanya itu, Madura memiliki julukan Kota Gerbang Salam dan patut dijadikan kota kuliner. Salah satunya di Kabupaten Pamekasan, yang memiliki beberapa makanan khas yang menarik minat banyak kalangan.

Rujak Kelang Khas Madura
Source: Doc Pribadi/Azilka Nasya

Nah, salah satu kulinernya adalah Rujak Kelang. Makanan khas Pamekasan ini menarik minat banyak kalangan, baik pelajar, mahasiswa, maupun masyarakat Pamekasan pada umumnya.

Makanan Khas Pamekasan

Rujak kelang merupakan salah satu jenis rujak khas yang ada di Kabupaten Pamekasan. Rujak kelang sama seperti Rujak Petis pada umumnya, tetapi rujak kelang menyertakan ikan yang sudah direbus. Hal ini menampilkan perbedaan unik dengan rujak yang biasa tersebar di berbagai daerah. Hal itu membuat masyarakat dari luar daerah penasaran dengan rujak warga pesisir ini. Banyak orang menggemari makanan ini karena amis ikan tidak terasa ketika kita menikmati rujak kelang ini. Hal tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi para penikmat kuliner Kota Pamekasan, Dan saat ini masih ramai peminatnya. Biasanya penjual menjajakan makanan tersebut dekat dengan pantai di Kabupaten Pamekasan, seperti di Desa Branta. Karena rujak ini makanan khas pesisir yang menggunakan ikan sebagai kuah utamanya.

Perbedaan rujak kelang dengan rujak yang lain terletak pada tambahan ikannya. Tapi, pembuat rujak kelang menciptakan namanya bukan karena ikannya, melainkan karena mereka mencampurkan air rebusan ikan dengan petis untuk membuat sambalnya ujar Vira, Biasanya rujak kelang menggunakan ikan tongkol ataupun pindang, namun bisa juga menggunakan ikan lainnya seperti ikan tengiri atau ikan laut lainnya sesuai selera. Saat ini rujak kelang sudah banyak ditemukan di Pamekasan. Hampir di setiap sudut kota, ada warung yang menjual kuliner rujak kelang ini. rujak kelang menjadi pilihan favorit bagi warga lokal maupun wisatawan yang ingin menikmati cita rasa khas Madura tepatnya di Kabupaten Pamekasan.

Dalam satu porsi, rujak kelang berisi ikan mangla, timun, sambal petis, bakdabak, siwil goreng, irisan buah mangga, dan rumput laut. Petis Madura mempunyai peranan penting dalam satu porsi rujak kelang. Pembuat rujak kelang menggunakan dua macam petis, yaitu petis konang dan Petis Pasean. Perbedaan dari segi rasa dan warna petis-petis tersebut menjadikan rujak kelang semakin khas dan menarik minat semua kalangan.

Konsumen Rujak Kelang

Pembeli tidak hanya dari madura tapi juga kadang kala dari Malang, Surabaya, Kediri dan kabupaten-kabupaten yang lain. Untuk harga setiap porsi rujak kelang ini Rp 15.000. Seporsinya terdiri dari ikan, rumput laut, siwil. Rujak khas Pesisir Branta Kabupaten Pamekasan ini mengandung gorengan, aneka macam buah (mentimun, kedondong, mangga), serta guyuran sambal kental yang memberikan aroma khas dari ikan yang menjadi bahan utamanya

Selain itu, berbagai warung rujak kelang juga menyediakan menu pelengkap seperti keripik tette, pentol tahu, dan beberapa menu lainnya. Dari berbagai menu tersebut, para pelanggan bisa memilih sesuai dengan seleranya masing- masing.

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *